Kembali ke Blog
Perbankan 4 min baca

Apa Itu Deposito? Pengertian, Keuntungan, dan Kekurangannya

Tim Editorial

Tim Editorial

Tim editorial Cara Menghasilkan Uang yang berdedikasi membantu Anda menemukan cara terbaik menghasilkan uang dari internet.

Apa Itu Deposito? Pengertian, Keuntungan, dan Kekurangannya

Apa Itu Deposito?

Deposito adalah produk simpanan di bank dengan jangka waktu tertentu (1, 3, 6, 12, atau 24 bulan). Uangmu "dikunci" selama tenor tersebut, dan sebagai imbalannya kamu mendapat bunga lebih tinggi dari tabungan biasa.

Cara Kerja Deposito

  1. Kamu setor uang ke bank (minimal Rp1-10 juta tergantung bank)
  2. Pilih tenor: 1, 3, 6, 12, atau 24 bulan
  3. Bank memberikan bunga tetap selama tenor
  4. Saat jatuh tempo, kamu bisa cairkan atau perpanjang (rollover)

Bunga Deposito vs Tabungan

Produk Bunga per Tahun Contoh (Simpan Rp10 Juta)
Tabungan biasa 0,5-1% Rp50.000-100.000/tahun
Tabungan digital 2-4% Rp200.000-400.000/tahun
Deposito 3-5,5% Rp300.000-550.000/tahun

Catatan: Bunga deposito dan tabungan di atas Rp7,5 juta kena pajak 20%.

Simulasi Bunga Deposito

Modal: Rp10.000.000 | Bunga: 5%/tahun

Tenor Bunga Kotor Pajak 20% Bunga Bersih
1 bulan Rp41.667 Rp8.333 Rp33.333
3 bulan Rp125.000 Rp25.000 Rp100.000
6 bulan Rp250.000 Rp50.000 Rp200.000
12 bulan Rp500.000 Rp100.000 Rp400.000

Kelebihan Deposito

Kelebihan Penjelasan
✅ Bunga lebih tinggi Lebih baik dari tabungan biasa
✅ Aman Dijamin LPS hingga Rp2 miliar
✅ Return pasti Bunga tetap selama tenor
✅ Disiplin menabung Uang "terkunci", tidak mudah dipakai
✅ Mudah dibuka Bisa online lewat mobile banking

Kekurangan Deposito

Kekurangan Penjelasan
❌ Tidak fleksibel Kena penalti jika cairkan sebelum jatuh tempo
❌ Return relatif rendah Kalah dari reksa dana atau saham
❌ Pajak 20% Mengurangi bunga bersih
❌ Minimal setoran lumayan Rp1-10 juta tergantung bank
❌ Tidak mengalahkan inflasi (kadang) Jika bunga 4% dan inflasi 4% = impas

Tips Memilih Deposito

  1. Bandingkan bunga antar bank — bank digital sering kasih bunga lebih tinggi
  2. Perhatikan syarat penalti — berapa potongan jika cairkan lebih awal?
  3. Cek apakah bank terdaftar LPS — wajib untuk keamanan
  4. Sesuaikan tenor dengan kebutuhan — jangan kunci terlalu lama jika mungkin butuh
  5. Pertimbangkan deposito auto-rollover — otomatis diperpanjang jika tidak dicairkan

Kapan Deposito Cocok?

Situasi Deposito?
Uang tidak dibutuhkan 3-12 bulan ✅ Cocok
Dana darurat (butuh akses cepat) ❌ Kurang cocok (pakai tabungan)
Investasi jangka panjang > 3 tahun ❌ Return terlalu rendah (pilih reksa dana/saham)
Mau "kunci" uang agar tidak terpakai ✅ Sangat cocok
Modal besar, tidak mau risiko ✅ Cocok

Deposito vs Reksa Dana Pasar Uang

Aspek Deposito Reksa Dana Pasar Uang
Return 3-5,5% 4-6%
Likuiditas Terkunci sesuai tenor Bisa dicairkan T+1
Pajak 20% dari bunga Tidak kena pajak
Minimal Rp1-10 juta Rp10.000-100.000
Risiko Sangat rendah Sangat rendah

Kesimpulan perbandingan: Untuk kebanyakan orang, reksa dana pasar uang lebih unggul dari deposito — return lebih tinggi, lebih fleksibel, dan bebas pajak.

Kesimpulan

Deposito cocok untuk kamu yang ingin simpanan aman dengan bunga lebih tinggi dari tabungan biasa, dan tidak keberatan uangnya dikunci selama beberapa bulan. Tapi jika mengejar return optimal, pertimbangkan juga reksa dana pasar uang atau instrumen lain.


Baca Juga

depositotabunganbunga depositoperbankan

Dapatkan Tips Menghasilkan Uang Gratis

Bergabung dengan ribuan pembaca kami. Dapatkan tips bisnis online, strategi penghasilan, dan panduan terbaru langsung ke inbox kamu.