Jawaban singkat
Poin penting
- Brand memilih kreator dari kecocokan audiens dan engagement, bukan dari angka pengikut saja.
- Penawaran yang menyebut produk, jenis konten, dan jadwal lebih sering dibalas daripada "mau kerja sama, kak?".
- Hitung tarif dari rata-rata views konten terakhirmu, lalu tulis rinciannya di surat penawaran.
- Endorse berbayar termasuk penghasilan dari pekerjaan bebas dan tidak memakai PPh final UMKM 0,5% (DJP).
- Tidak ada jaminan endorse datang dalam waktu tertentu. Kamu bisa mulai dari kolaborasi barter, tetapi tulis batasnya.
Artikel ini membahas arti endorse, kesiapan akun, media kit, template penawaran yang bisa kamu salin, cara menghitung tarif sendiri, dan kewajiban pajaknya. Hitungan Rupiah di bawah adalah contoh ilustrasi, bukan harga pasar.
Apa itu endorse dan siapa yang membayar
Endorse adalah kerja sama saat brand membayar (atau memberi produk) supaya kreator mempromosikan produknya di akun kreator. Bayarannya bisa uang, produk gratis (barter), atau gabungan. Ini berbeda dari affiliate: di affiliate kamu dibayar komisi hanya kalau ada penjualan lewat tautanmu. Kalau kamu masih menimbang jalurnya, baca panduan affiliate marketing.
| Endorse | Affiliate | |
|---|---|---|
| Pembayaran | Tarif tetap per konten, atau barter | Komisi per penjualan |
| Risiko untukmu | Rendah jika ada kesepakatan tertulis | Tidak ada penjualan, tidak ada komisi |
| Syarat umum | Audiens yang cocok dengan brand | Syarat program, mis. jumlah pengikut |
| Kontrol brand | Brief dan persetujuan konten | Biasanya longgar |
Apakah akunmu sudah siap
Sebelum mengirim penawaran, cek lima hal ini. Tidak ada angka pengikut resmi yang menjamin endorse, jadi anggap daftar ini sebagai pegangan, bukan syarat platform.
Cek kesiapan akun
0/5Brand yang membaca akunmu mencari tiga hal: apakah audiensmu mirip pelanggan mereka, apakah kontenmu ditonton dan dikomentari, dan apakah kamu mudah diajak bekerja sama. Karena itu satu niche yang konsisten lebih berguna daripada banyak topik. Kalau akunmu masih baru, mulai dari cara jadi konten kreator.
Cara dapat endorse, langkah demi langkah
Catat statistik akunmu
Ambil dari Insight atau Analytics di akunmu: rata-rata views 10 konten terakhir, komentar, simpan, dan sebaran usia, jenis kelamin, serta kota audiens. Ambil tangkapan layar asli untuk media kit.Buat media kit satu halaman
Isi: foto dan satu kalimat siapa kamu, niche, statistik tadi, tiga contoh konten terbaik, jenis kerja sama yang kamu tawarkan, dan kontak. Satu halaman PDF atau gambar sudah cukup.Pilih 10 brand yang cocok
Pilih produk yang memang kamu pakai atau relevan untuk audiensmu. Cari akun brand yang sering repost konten pelanggan atau menyebut "open collab" di bio.Kirim penawaran spesifik
Gunakan template di bawah. Sebut produknya, ide konten, dan tanggal tayang. Satu pesan, satu penawaran jelas.Tindak lanjuti sekali
Kalau belum dibalas dalam 5 sampai 7 hari, kirim satu pesan singkat. Setelah itu lanjut ke brand berikutnya.Sepakati secara tertulis
Sebelum membuat konten, tulis jumlah konten, tarif, tanggal bayar, jumlah revisi, dan hak pakai konten. Chat yang rapi pun cukup sebagai bukti.
Template penawaran yang bisa kamu salin
Ganti bagian dalam kurung. Pesan ini sengaja pendek karena brand membaca puluhan DM dalam sehari.
Halo kak [nama / tim brand],
Aku [nama], kreator [niche] di [platform] dengan rata-rata [angka] views per
konten dan [angka]% audiens berusia [rentang usia] di [kota/wilayah].
Aku suka [nama produk] karena [satu alasan nyata]. Aku ingin menawarkan:
- 1 video [format, mis. review 45 detik] yang menunjukkan [fitur yang relevan]
- Tayang [tanggal / minggu], disertai tautan di bio selama [durasi]
- Revisi [jumlah] kali sebelum tayang
Media kit-ku ada di [tautan]. Tarif dan detail bisa kita bahas lewat
[email/WhatsApp]. Terima kasih sudah membaca!
Tiga kesalahan yang sering membuat DM diabaikan: tidak menyebut produk, meminta produk gratis tanpa penawaran konten, dan mengirim pesan yang sama persis ke puluhan brand sampai nama brand tertukar.
Cara menghitung tarif endorse sendiri
Tidak ada tarif resmi per jumlah pengikut. Angka di artikel lain hanya perkiraan pasar tanpa sumber yang bisa dicek. Cara yang bisa kamu pertanggungjawabkan adalah menghitung dari hasil kontenmu:
Tarif per konten = (rata-rata views ÷ 1.000) × harga per 1.000 views + biaya produksi
Harga per 1.000 views kamu tentukan sendiri berdasarkan niche dan kualitas produksi, lalu kamu naikkan seiring bukti hasil. Contoh ilustrasi untuk kreator dengan rata-rata 3.000 views, asumsi Rp20.000 per 1.000 views, dan biaya produksi Rp100.000 (properti, editing):
| Komponen | Hitungan | Hasil |
|---|---|---|
| Nilai views | 3 × Rp20.000 | Rp60.000 |
| Biaya produksi | properti dan editing | Rp100.000 |
| Tarif 1 konten | Rp160.000 | |
| Paket 3 konten | 3 × Rp160.000 | Rp480.000 |
nilai views + produksi
3 × tarif 1 konten
batas bawah agar tidak rugi
Sumber: contoh ilustrasi, bukan harga pasar
Angka ini bisa terlalu rendah atau terlalu tinggi untuk nichemu. Gunakan sebagai kerangka hitung, lalu sesuaikan dengan hasil nyata dan responsnya. Prinsip yang sama untuk jasa lain dibahas di cara menentukan harga jasa freelance dan tarif freelance social media.
Baca jugaCara Dapat Uang dari TikTokEndorse hanya satu jalur. Lihat jalur lain di TikTok yang bisa kamu jalankan bersamaan.Barter atau berbayar: kapan layak diterima
Endorse barter wajar untuk kreator baru yang butuh portofolio. Pastikan nilainya masuk akal dan kamu tidak rugi waktu. Contoh hitung cepat: produk bernilai Rp80.000, sedangkan biaya produksimu Rp100.000, maka kamu sudah rugi Rp20.000 sebelum menghitung waktu. Terima barter jika produknya benar-benar kamu pakai dan konten itu bisa masuk portofolio. Tolak jika brand meminta konten, revisi tanpa batas, atau hak pakai selamanya tanpa bayaran.
Pajak penghasilan endorse
Menurut artikel Direktorat Jenderal Pajak "Affiliator: Cuan Jalan, Pajak Aman" (18 Juni 2026), penghasilan sebagai pembuat konten daring (influencer, selebgram, bloger, vloger, dan sejenisnya) masuk jasa pekerjaan bebas. Pasal 56 PP 20/2026 mengecualikannya dari PPh final UMKM 0,5%. Artinya penghasilanmu dihitung dengan tarif progresif Pasal 17 (5% sampai 35%) setelah dikurangi PTKP, lalu dilaporkan di SPT Tahunan.
Hal praktis dari artikel tersebut:
- Catat semua penghasilan dan simpan bukti pembayaran dari brand.
- Jika platform atau pembayar memotong PPh Pasal 21, minta bukti potongnya. Tanpa bukti potong, kamu tidak bisa mengkreditkan pajak itu di SPT.
- Kalau kamu juga karyawan, gabungkan gaji dan penghasilan endorse dalam satu SPT.
- Jika belum punya NPWP, daftar dulu.
Aturan pajak bisa berubah dan kondisi tiap orang berbeda. Cek di pajak.go.id atau tanya kantor pajak sebelum melapor. Ini bukan nasihat pajak pribadi.
Kalau tidak dibalas atau ada masalah
Jika tidak berhasil
DM tidak pernah dibalas brand
Kemungkinan penyebab: Pesan terlalu umum, dikirim ke akun yang salah, atau brand sudah penuh anggaran bulan itu.
Solusi: Kirim ke email atau WhatsApp bisnis yang tertera di bio, sebut produk dan ide konten, lalu ulangi bulan depan dengan penawaran lain.
Brand hanya menawarkan barter untuk semua permintaan
Kemungkinan penyebab: Akunmu dianggap belum punya pengaruh, atau anggaran brand tidak ada.
Solusi: Terima barter hanya yang menguntungkan portofolio dan tolak yang meminta banyak pekerjaan. Kumpulkan hasil konten sebagai bukti untuk tawaran berbayar berikutnya.
Brand telat membayar
Kemungkinan penyebab: Tidak ada tanggal bayar tertulis di kesepakatan.
Solusi: Tulis tanggal jatuh tempo sebelum mulai. Jika telat, kirim pengingat sopan dengan bukti tayang, dan jangan buat konten berikutnya sebelum pembayaran pertama masuk.
Brand minta revisi berkali-kali
Kemungkinan penyebab: Jumlah revisi tidak disebut di awal.
Solusi: Batasi revisi di penawaran (mis. 2 kali). Revisi tambahan bisa dikenai biaya.
Ditawari 'endorse' tetapi diminta transfer dulu
Kemungkinan penyebab: Pola penipuan: kamu diminta membayar biaya verifikasi atau membeli produk lebih dulu.
Solusi: Tolak. Endorse yang sah tidak meminta pembayaran dari kreator. Cek akun brand dan jangan kirim uang.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Endorse dapat uang berapa? Tidak ada angka pasti. Tarif bergantung pada views, niche, jenis konten, dan negosiasi. Hitung dari rumus di atas, lalu sesuaikan setelah kamu punya bukti hasil.
Apa arti endorse barang? Kerja sama saat pemilik produk memberi barang (dan kadang uang) kepada kreator supaya produknya dipromosikan di akun kreator.
Apa bedanya endorse dan endorsement? Sama. Endorsement adalah istilah bakunya, endorse lebih sering dipakai sehari-hari.
Berapa pengikut minimal untuk dapat endorse? Tidak ada batas resmi. Banyak brand kecil melirik akun dengan audiens kecil tetapi aktif, selama niche-nya cocok.
Apakah penghasilan endorse kena pajak? Ya, penghasilan sebagai pembuat konten masuk pekerjaan bebas dan dilaporkan di SPT Tahunan (DJP, 18 Juni 2026).
Baca juga
- Cara jadi konten kreator
- Cara dapat uang dari TikTok
- TikTok Affiliate untuk pemula
- Cara menentukan harga jasa freelance
- Semua artikel konten kreator
Sumber
- Direktorat Jenderal Pajak, Affiliator: Cuan Jalan, Pajak Aman (18 Juni 2026) · diakses 26 Oktober 2026



