Jawaban singkat
Poin penting
- Pekerjaan sungguhan membayar kamu. Kalau kamu yang diminta setor uang, itu tanda penipuan.
- Pelajar di bawah 18 tahun punya batas hukum soal jam dan jenis pekerjaan. Usia 13–15 tahun hanya pekerjaan ringan.
- Modus "tugas like, subscribe, atau review" selalu berakhir di permintaan deposit yang makin besar.
- Cek legalitas lewat Kontak OJK 157, dan laporkan ke sipasti.ojk.go.id kalau menemukan penawaran mencurigakan.
- Mulai dari yang tidak butuh uang dan data sensitif: jasa kecil ke orang yang kamu kenal, jual karya, atau bantu usaha keluarga.
Artikel ini fokus pada keamanan: batas usia, cara mengenali tawaran palsu, dan pilihan yang masuk akal buat pelajar. Daftar ide kerja ada di artikel lain yang kami tautkan di bawah.
Apa batas usia kerja untuk pelajar?
Pasal 68 dan 69 UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan melarang pengusaha mempekerjakan anak, yaitu yang belum berusia 18 tahun, dengan pengecualian. Ringkasnya:
| Usia | Aturan ringkas | Syarat penting |
|---|---|---|
| 13–15 tahun | Hanya pekerjaan ringan | Izin tertulis orang tua atau wali, maksimal 3 jam, tidak mengganggu sekolah |
| 15–17 tahun | Masih kategori anak, pekerjaan terbatas | Tidak boleh pekerjaan terburuk bagi anak |
| 18 tahun ke atas | Pekerja dewasa | Berlaku aturan ketenagakerjaan umum |
Kalau pekerjaan itu usaha keluarga sendiri, sebagian syarat administrasi tidak berlaku (Pasal 69 ayat 3). Teks pasal ini sudah beberapa kali masuk perubahan UU Cipta Kerja, jadi untuk urusan kontrak resmi, tanyakan ke dinas ketenagakerjaan setempat. Dicek 19 Oktober 2026.
Praktisnya: pemberi kerja yang menerima pelajar tanpa menyebut orang tua, kontrak, atau jam kerja sama sekali patut dicurigai.
Seperti apa penipuan kerja online yang menyasar pelajar?
Satgas PASTI OJK menggambarkan modus lowongan paruh waktu dalam siaran persnya (13 Februari 2024):
- Kamu diminta me-like atau subscribe postingan, lalu dibayar kecil untuk tugas pertama.
- Kamu diajak masuk grup chat.
- Kamu diminta deposit untuk tugas berikutnya, dengan janji deposit dan imbalan dikembalikan.
- Permintaan deposit terus naik, lalu pelaku menghilang membawa uangmu.
Berikut simulasi ilustrasi (angka rekaan) supaya terlihat polanya:
kamu 'dibayar' sebagai umpan
dijanjikan kembali
alasan: naik level
alasan: biaya pencairan
Sumber: contoh ilustrasi, bukan data kasus nyata
Uang jajan sebulan seorang pelajar bisa habis di langkah kedua atau ketiga. Itu sebabnya satu aturan sederhana cukup: jangan pernah setor uang untuk bisa bekerja.
Checklist 6 pertanyaan sebelum menerima tawaran
Cek sebelum bilang ya
0/6Pilihan kerja online yang lebih aman untuk pelajar
Tidak ada yang menjamin penghasilan, tetapi pilihan berikut tidak meminta modal dan bisa dihentikan kapan saja:
- Jasa kecil dengan keahlianmu, misalnya desain poster Canva atau mengetik, ke guru, teman, atau usaha di sekitarmu. Contohnya ada di cara dapat uang online untuk pelajar.
- Jual karya sendiri (catatan, template, desain) di marketplace yang punya aturan penjual jelas.
- Bantu usaha keluarga, misalnya mengelola foto produk atau chat pembeli.
- Mulai usaha kecil tanpa modal: lihat usaha pelajar tanpa modal dan bisnis online pelajar.
- Setelah 18 tahun atau kuliah: kerja online untuk mahasiswa dan mulai freelance.
Semua kategori ini ada di kategori kerja online.
Tawaran sah atau penipuan? Bandingkan langsung
| Hal yang kamu temui | Tawaran sah | Tawaran penipuan |
|---|---|---|
| Biaya di awal | Tidak ada, kamu yang dibayar | Deposit, "modal", atau biaya aktivasi |
| Bentuk tugas | Jelas hasilnya (tulisan, desain, bantuan admin) | Klik, like, subscribe, atau review massal |
| Imbalan | Sesuai jam dan hasil kerja | Besar untuk pekerjaan sepele |
| Komunikasi | Bisa ditanyai soal siapa pemberi kerja | Grup chat yang menekan kamu cepat bertindak |
| Pembayaran | Ke rekening atau e-wallet atas namamu, tanpa syarat tambahan | Tertahan sampai kamu setor lagi |
Satgas PASTI menyarankan prinsip 2L: Legal dan Logis. Legal berarti ada izin dari lembaga berwenang, logis berarti imbalannya masuk akal. Tawaran yang gagal di salah satunya, jangan dilanjutkan.
Hitungan realistis: berapa waktu yang masuk akal?
Sebagai ilustrasi (angka rekaan, bukan janji penghasilan), bayangkan seorang pelajar usia 16 tahun yang punya waktu luang 5 jam per minggu di luar sekolah dan mengerjakan jasa kecil dengan tarif Rp25.000 per jam. Untuk 4 minggu, kemungkinan hasilnya:
- 5 jam x 4 minggu = 20 jam
- 20 jam x Rp25.000 = Rp500.000 per bulan, dan hanya kalau ada yang memakai jasamu setiap minggu
Angka ini sengaja kecil. Penghasilan pertama biasanya datang lambat, dan klien pertama sering teman atau keluarga. Bandingkan dengan penipuan yang menjanjikan jutaan per hari: selisih itu sendiri adalah tanda bahaya. Kalau nilainya kecil tetapi nyata, itu lebih baik daripada besar tetapi harus setor dulu.
Cara menjawab saat ditawari kerja online
Kamu tidak perlu menolak dengan kasar. Cukup tanyakan tiga hal lewat pesan:
- "Siapa nama usaha atau orang yang mempekerjakan, dan di mana bisa dicek?"
- "Berapa bayarannya dan kapan dibayar? Apakah ada biaya dari saya?"
- "Apakah boleh saya tanyakan dulu ke orang tua?"
Pemberi kerja yang sungguhan akan menjawab dengan tenang. Yang berniat menipu biasanya mendesak, mengubah topik, atau menghilang begitu kamu bertanya soal biaya dan izin orang tua.
Jika sudah telanjur kirim uang atau data
Jika tidak berhasil
Sudah transfer deposit dan diminta tambah lagi
Kemungkinan penyebab: Pola penipuan yang menaikkan deposit bertahap
Solusi: Berhenti transfer. Simpan bukti chat dan transfer, lalu hubungi bank atau e-wallet kamu dan laporkan penipuan lewat iasc.ojk.go.id serta Kontak OJK 157.
Sudah kirim OTP atau foto KTP
Kemungkinan penyebab: Data dipakai untuk membobol akun atau mengajukan pinjaman
Solusi: Ganti kata sandi akun penting, aktifkan verifikasi dua langkah, dan beri tahu orang tua. Laporkan juga ke 157.
Diancam akan disebar datanya
Kemungkinan penyebab: Intimidasi untuk memeras tambahan uang
Solusi: Jangan bayar. Tangkap layar ancaman, blokir nomor, dan ceritakan ke orang tua atau guru lalu lapor ke polisi bila perlu.
Tidak yakin tawaran itu legal
Kemungkinan penyebab: Informasi pemberi kerja minim
Solusi: Tanya Kontak OJK 157 atau WhatsApp 081157157157 sebelum mengirim apa pun.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Umur 15 tahun bisa kerja online apa?
Pekerjaan ringan yang tidak mengganggu sekolah dan kesehatan, dengan izin orang tua, seperti jasa kecil atau bantu usaha keluarga. Hindari tawaran yang meminta uang atau data sensitif.
Apakah kerja online yang membayar pelajar itu ada?
Ada, tetapi penghasilannya bergantung pada keahlian dan waktumu, dan tidak pasti. Tawaran dengan bayaran besar untuk tugas sepele hampir selalu penipuan.
Bagaimana cara melaporkan penipuan kerja online?
Hubungi Kontak OJK 157 atau WhatsApp 081157157157, laporkan aktivitas keuangan ilegal ke sipasti.ojk.go.id, dan penipuan transaksi ke iasc.ojk.go.id.
Apakah orang tua harus tahu?
Untuk usia 13–15 tahun, izin tertulis orang tua atau wali adalah syarat hukum. Untuk usia lain, melibatkan orang tua tetap langkah teraman.
Baca juga
Sumber
- OJK, Satgas PASTI: siaran pers modus lowongan kerja paruh waktu dan kanal pelaporan · diakses 19 Oktober 2026
- UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, Pasal 69 · diakses 19 Oktober 2026



