Jawaban singkat
Poin penting
- Kemenag memakai Rp23 juta sebagai biaya referensi umroh (KMA 1021/2023, berangkat dari Jakarta ke Jeddah). Di Sulawesi Selatan, Kanwil Kemenag dan asosiasi travel menyepakati Rp27,5 juta untuk penerbangan langsung dari Makassar (Oktober 2024).
- Harga paket bisa berubah selama kamu menabung. Beri cadangan sekitar 10% di atas target.
- Dengan gaji Rp5 juta, target 24 bulan untuk paket Rp27,5 juta memakan sekitar 23% gaji. Target 36 bulan hanya sekitar 15%.
- Menabung belum berarti punya jadwal berangkat. Kamu baru membayar paket setelah memilih travel resmi.
- Pastikan dulu dana darurat aman supaya tabungan umroh tidak terpakai untuk keperluan mendadak.
Artikel ini membahas berapa target yang realistis, simulasi setoran bulanan dalam Rupiah, cara memilih tempat menabung, dan cara memeriksa travel sebelum membayar. Angka biaya berasal dari laporan resmi Kemenag yang dibaca 27 Oktober 2026.
Berapa uang yang perlu kamu siapkan untuk umroh?
Tidak ada satu harga untuk semua. Harga tergantung kota keberangkatan, maskapai, jarak hotel, dan lama perjalanan. Tiga patokan yang bisa kamu pakai:
| Patokan | Nilai | Catatan |
|---|---|---|
| Biaya referensi Kemenag (KMA 1021/2023) | Rp23 juta | Jakarta ke Jeddah |
| Kesepakatan Kemenag dan asosiasi travel Sulsel | Rp27,5 juta | Direct flight dari Makassar, Oktober 2024 |
| Contoh paket yang dipasang sebuah travel | Rp33 juta | Daftar harga tanpa tanggal berlaku |
Rp23 juta adalah acuan pengawasan, bukan harga yang pasti kamu bayar. Isi paket berbeda antar penyelenggara, jadi bandingkan fasilitasnya, bukan hanya angkanya. Tanyakan juga biaya yang tidak termasuk, seperti ongkos ke kota keberangkatan, perlengkapan, dan keperluan pribadi.
Simulasi: berapa setoran per bulan?
Hitungan di bawah murni pembagian target dengan jumlah bulan, tanpa bagi hasil dan tanpa kenaikan gaji. Ini ilustrasi, bukan janji hasil.
| Target | 12 bulan | 24 bulan | 36 bulan |
|---|---|---|---|
| Rp23 juta | Rp1.917.000 | Rp958.000 | Rp639.000 |
| Rp27,5 juta | Rp2.292.000 | Rp1.146.000 | Rp764.000 |
| Rp33 juta | Rp2.750.000 | Rp1.375.000 | Rp917.000 |
ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi
Sumber: contoh ilustrasi, hitungan redaksi dari Rp27.500.000 dibagi jumlah bulan
Contoh profil: karyawan bergaji Rp5 juta. Target Rp27,5 juta dalam 24 bulan berarti menyisihkan sekitar 23% gaji. Dalam 36 bulan, sekitar 15%. Kalau kamu sudah memakai metode seperti 50/30/20, bagian tabungan 20% sudah cukup untuk target 36 bulan.
Tambahkan cadangan 10% karena harga paket bisa naik. Untuk Rp27,5 juta, targetkan Rp30,25 juta, atau sekitar Rp840.000 per bulan selama 36 bulan.
Kalau penghasilanmu tidak tetap, seperti freelancer atau penjual online, pakai aturan sederhana: setiap ada pemasukan, langsung sisihkan persentase tetap, misalnya 10% sampai 15%, ke rekening umroh. Jumlah bulanan memang naik turun, tetapi kebiasaannya terjaga.
Di mana sebaiknya menabung umroh?
Kamu butuh tempat yang terpisah dari uang harian dan tidak mudah ditarik. Pilihannya:
- Tabungan khusus haji dan umroh di bank syariah. Contohnya BSI Tabungan Haji Indonesia, yang menurut dokumen BSI juga untuk perencanaan umroh. Detail setoran ada di Cara Menabung Haji di BSI.
- Rekening terpisah di bank biasa atau bank digital dengan autodebet tanggal gajian. Cari yang tanpa biaya admin.
- Deposito kalau targetmu masih lama dan kamu tidak ingin tergoda menarik. Bandingkan dulu di Tabungan vs Deposito.
Apa pun pilihannya, pastikan banknya diawasi OJK dan terdaftar sebagai peserta penjaminan LPS. Jangan menyetor tabungan umroh ke rekening pribadi siapa pun.
Langkah menabung untuk umroh
Tentukan target dan tahun berangkat
Pilih patokan harga dari tabel di atas, tambah cadangan 10%, lalu tetapkan jumlah bulan.Hitung setoran bulanan
Bagi target dengan jumlah bulan. Pastikan nominalnya tidak lebih dari kemampuanmu, supaya tidak berhenti di tengah jalan.Buka rekening terpisah
Pisahkan dari rekening gaji. Beri nama rekening sesuai tujuan agar tidak tergoda memakainya.Aktifkan autodebet
Set transfer otomatis pada tanggal gajian. Tips lain ada di Cara Konsisten Menabung.Siapkan tambahan dari pemasukan ekstra
THR, bonus, atau hasil usaha sampingan bisa dimasukkan langsung ke rekening umroh agar target lebih cepat tercapai.Cek ulang harga tiap 6 bulan
Bandingkan harga paket dengan targetmu, lalu sesuaikan setoran bila perlu.
Sebelum mulai menabung umroh
0/5Kesalahan yang sering membuat target umroh meleset
- Hanya menghitung harga paket. Sisihkan juga dana untuk keperluan pribadi dan perlengkapan yang biasanya tidak termasuk paket. Tanyakan rinciannya ke penyelenggara.
- Menabung tanpa tanggal. Target tanpa jangka waktu mudah tertunda. Tulis bulan dan tahun yang kamu inginkan.
- Memakai uang yang seharusnya untuk dana darurat. Kalau ada kebutuhan mendadak, tabungan umroh jadi korban. Panduannya ada di Cara Menghitung Dana Darurat.
- Menunggu sisa gaji. Sisa gaji jarang ada. Pindahkan dulu di awal bulan, baru belanja.
- Tergiur cicilan atau utang. Berangkat dengan utang menambah beban. Kalau terpaksa mencicil, hitung total biayanya dan pastikan penyedianya berizin OJK.
Cara memilih travel umroh yang resmi
Penyelenggara umroh harus berizin sebagai PPIU dari Kemenag. Menurut laporan Antara, Kemenag menyarankan memeriksa langsung di laman haji.kemenag.go.id: travel yang tidak tercantum di sana dianggap tidak resmi. Laman itu tidak bisa dibuka saat artikel ini ditulis (27 Oktober 2026), jadi buka sendiri dan cek ulang sebelum membayar.
Kemenag juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur harga murah di bawah harga referensi. Sebelum bayar, minta tertulis: nama dan nomor izin PPIU, jadwal serta maskapai, hotel, visa, dan biaya yang tidak termasuk.
Jika tidak berhasil
Jika tidak berhasil
Setoran bulanan terasa terlalu berat
Kemungkinan penyebab: Target waktu terlalu pendek untuk penghasilanmu.
Solusi: Perpanjang jangka waktu, misalnya dari 24 ke 36 bulan, atau turunkan target ke paket yang lebih sederhana.
Tabungan terpakai untuk kebutuhan mendadak
Kemungkinan penyebab: Dana darurat belum ada atau rekening terlalu mudah diakses.
Solusi: Bangun dulu dana darurat, lalu pindahkan tabungan umroh ke rekening terpisah atau deposito.
Harga paket naik jauh dari targetmu
Kemungkinan penyebab: Harga dipengaruhi tiket, hotel, dan kurs, dan bisa berubah.
Solusi: Tambah setoran bertahap, pakai THR atau bonus, atau pilih jadwal keberangkatan yang lebih fleksibel.
Ditawari paket jauh lebih murah dari referensi
Kemungkinan penyebab: Bisa jadi penyelenggara tidak berizin atau ada biaya yang tidak diumumkan.
Solusi: Cek izin di laman Kemenag dan minta rincian tertulis sebelum membayar.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Menabung untuk umroh di mana? Kamu bisa memakai tabungan haji dan umroh di bank syariah atau rekening terpisah di bank yang diawasi OJK dan dijamin LPS. Hindari menyetor ke rekening pribadi.
Kalau umroh butuh uang berapa? Patokan Kemenag adalah Rp23 juta (KMA 1021/2023, Jakarta ke Jeddah). Di Sulsel disepakati Rp27,5 juta untuk penerbangan langsung dari Makassar pada Oktober 2024. Harga aktual tergantung penyelenggara dan fasilitas.
Apa tips menabung yang mudah untuk pemula? Tentukan target dan jangka waktu, pakai rekening terpisah, aktifkan autodebet di tanggal gajian, dan masukkan pemasukan ekstra seperti THR.
Berapa lama menabung untuk umroh? Dengan setoran sekitar Rp1,15 juta per bulan, target Rp27,5 juta tercapai dalam 24 bulan, belum termasuk bagi hasil.
Baca juga
- Cara Menabung Haji di BSI
- Cara Menabung dengan Gaji Kecil
- Cara Menghitung Dana Darurat
- Kategori Tabungan & Dana Darurat
Sumber
- Antara Makassar: Kemenag dan PPIU Sulsel sepakati biaya umrah minimal Rp27,5 juta (KMA 1021/2023, PMA 6/2021) · diakses 27 Oktober 2026
- Antara: Kemenag, cek laman haji.kemenag.go.id untuk memastikan agen umrah resmi · diakses 27 Oktober 2026
- Kemenag: Haji dan Umrah · diakses 27 Oktober 2026
- Samira Travel: daftar harga paket umroh · diakses 27 Oktober 2026
- LPS: batas penjaminan simpanan · diakses 27 Oktober 2026
- OJK: Perbankan · diakses 27 Oktober 2026



