Kembali ke Blog

Cara Menabung yang Benar: Metode dan Contoh Hitungan

T

Tim Redaksi Cara Menghasilkan Uang

Penulis di Cara Menghasilkan Uang.

Ilustrasi celengan dan grafik tabungan untuk artikel cara menabung yang benar

Jawaban singkat

Cara menabung yang benar: sisihkan di awal, bukan sisa di akhir bulan. Pindahkan 10–20% gajimu ke rekening terpisah di hari gajian lewat transfer otomatis, lalu pilih rekening tanpa biaya admin yang berada di bank peserta penjaminan LPS. Menabung Rp500.000 per bulan menghasilkan Rp6.000.000 dalam 12 bulan, belum termasuk bunga.

Poin penting

  • Menabung di awal (bayar diri sendiri dulu) lebih konsisten daripada menabung "sisa" gaji.
  • Mulai dari porsi yang kecil dan otomatis, lalu naikkan pelan-pelan. Konsistensi lebih penting daripada nominal.
  • Cek biaya admin rekening: untuk saldo kecil, biaya admin bisa lebih besar daripada bunga yang kamu terima.
  • LPS menjamin simpanan hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, dengan syarat bunga tidak melebihi tingkat bunga penjaminan.

Artikel ini memberi langkah praktis menabung, tabel simulasi 12 bulan dalam Rupiah, dan hal-hal yang perlu kamu cek dari sumber resmi sebelum memilih rekening.

Apa yang membuat cara menabung disebut "benar"?

Tidak ada satu angka yang cocok untuk semua orang. Yang membedakan cara menabung yang berhasil dari yang gagal biasanya tiga hal:

PrinsipArtinya dalam praktik
Di awalUang ditabung begitu gaji masuk, bukan menunggu sisa
OtomatisTransfer terjadwal, jadi tidak bergantung pada niat tiap bulan
TerpisahDisimpan di rekening berbeda dari uang belanja harian

Metode alokasi seperti 50/30/20 bisa jadi patokan awal. Pelajari pembagiannya di Metode Budgeting 50/30/20, lalu sesuaikan dengan pengeluaran tetapmu.

Langkah menabung yang benar, dari nol

  1. Hitung pengeluaran tetap bulananmu

    Catat sewa atau kos, makan, transport, tagihan, dan cicilan. Panduan lengkapnya ada di Cara Membuat Budget Bulanan.
  2. Tentukan porsi tabungan

    Mulai dari 5–10% penghasilan kalau pengeluaranmu ketat, dan naikkan ke 20% saat kondisi memungkinkan. Pilih angka yang bisa kamu jalankan 12 bulan berturut-turut.
  3. Buka rekening terpisah

    Pilih rekening dengan biaya admin rendah atau nol. Bandingkan pilihannya di Tabungan Tanpa Biaya Admin.
  4. Aktifkan transfer otomatis di hari gajian

    Lewat fitur transfer terjadwal di aplikasi bank, atur nominal tetap di tanggal gajian.
  5. Beri nama tujuan

    Misalnya dana darurat, DP motor, atau liburan. Tujuan yang jelas membuat kamu lebih jarang menarik tabungan.
  6. Evaluasi tiap 3 bulan

    Kalau ada kenaikan gaji atau tambahan penghasilan, naikkan nominal otomatisnya.

Simulasi menabung 12 bulan (contoh hitungan)

Contoh ini memakai profil karyawan bergaji Rp5.000.000 per bulan. Angkanya ilustrasi untuk membantu kamu menghitung, bukan hasil dari produk bank tertentu, dan belum memasukkan bunga.

Bulan ke-Rp250.000/bulan (5%)Rp500.000/bulan (10%)Rp1.000.000/bulan (20%)
3Rp750.000Rp1.500.000Rp3.000.000
6Rp1.500.000Rp3.000.000Rp6.000.000
9Rp2.250.000Rp4.500.000Rp9.000.000
12Rp3.000.000Rp6.000.000Rp12.000.000
Saldo setelah 12 bulan menurut porsi tabungan (gaji Rp5 juta, tanpa bunga)
5% gajiRp 3.000.000

Rp250.000/bulan

10% gajiRp 6.000.000

Rp500.000/bulan

20% gajiRp 12.000.000

Rp1.000.000/bulan

Sumber: contoh ilustrasi, dihitung dari nominal bulanan × 12

Pertanyaan yang sering muncul adalah tabungan harian kecil. Hitungannya sederhana, dengan setahun dihitung 365 hari:

KebiasaanDalam 1 tahun
Rp5.000 per hariRp1.825.000
Rp10.000 per hariRp3.650.000
Tantangan 52 minggu (minggu ke-1 Rp1.000, naik Rp1.000 tiap minggu)Rp1.378.000

Untuk target besar dalam waktu singkat, lihat juga Cara Menabung 10 Juta dalam 3 Bulan.

Sesuaikan cara menabung dengan profilmu

Porsi 10–20% tidak selalu realistis. Ini contoh cara menyesuaikannya, dengan angka ilustrasi:

ProfilPemasukanPendekatanTabungan per bulan
MahasiswaUang saku Rp1.500.000Sisihkan 10% di awal bulan, sisanya untuk makan dan transportRp150.000
KaryawanGaji Rp5.000.000Transfer otomatis 15% di hari gajianRp750.000
Freelancer pemulaRp3.000.000 (tidak tetap)Sisihkan 20% dari setiap pembayaran yang masuk, bukan nominal tetapRp600.000

Untuk penghasilan yang naik-turun, aturan persentase lebih aman daripada nominal tetap. Saat bulan sepi, porsimu mengecil sendiri tanpa membuatmu gagal menabung.

Urutan prioritasnya juga penting: dana darurat dulu, baru tabungan tujuan seperti motor atau liburan. Dana darurat sebaiknya mudah dicairkan, jadi tabungan biasa lebih cocok daripada deposito yang terkunci. Alasannya ada di Dana Darurat: Pengertian dan Cara Menghitungnya. Setelah dana darurat terkumpul, arahkan nominal yang sama ke tujuan berikutnya, jadi kebiasaannya tetap jalan dan kamu tidak perlu membangun ulang rutinitas dari awal. Catat juga tanggal evaluasi di kalender supaya naiknya porsi tabungan tidak terlupa.

Bunga, pajak, dan biaya admin: hitung sebelum memilih rekening

Dua hal sering terlewat. Pertama, biaya admin bulanan bisa menggerus saldo kecil. Kedua, bunga tabungan dikenai pajak.

Menurut PMK 212/PMK.03/2018 (Pasal 5 dan 7), bunga tabungan dipotong PPh final 20% dari jumlah bruto, dan pemotongan tidak dilakukan bila jumlah tabunganmu tidak melebihi Rp7.500.000.

Contoh hitungan (ilustrasi dengan angka bunga dan biaya admin rekaan, bukan produk nyata): saldo rata-rata Rp12.000.000, bunga 1% per tahun, biaya admin Rp12.500 per bulan.

KomponenPer tahun
Bunga bruto (1% × Rp12.000.000)Rp120.000
Pajak final 20%−Rp24.000
Bunga bersihRp96.000
Biaya admin (Rp12.500 × 12)−Rp150.000
Hasil akhir−Rp54.000

Dalam contoh ini rekeningnya justru merugikan. Karena itu, bandingkan biaya admin dan suku bunga dari situs resmi bank sebelum menabung, dan jangan hanya melihat promo.

Baca jugaKesalahan Menabung yang Sering TerjadiCek apakah kebiasaanmu termasuk yang membuat tabungan tidak bertambah.

Apakah tabunganmu aman? Cek penjaminan LPS

LPS menjamin simpanan hingga Rp2 miliar per nasabah per bank. Jika kamu punya beberapa rekening di satu bank, saldonya dijumlahkan. Syaratnya termasuk bank harus peserta penjaminan dan bunga tidak melebihi tingkat bunga penjaminan (TBP).

Per periode 1 Oktober 2026 sampai 31 Januari 2027, TBP simpanan rupiah di bank umum adalah 3,75% (BPR 6,25%, valas bank umum 2%). Angka ini diperbarui berkala, jadi cek ulang di lps.go.id.

Jika tabungan tidak bertambah

Jika tidak berhasil

Selalu tergoda menarik tabungan

Kemungkinan penyebab: Rekening tabungan menyatu dengan rekening harian

Solusi: Pindahkan ke rekening terpisah di bank berbeda dan jangan aktifkan kartu debitnya kalau tidak perlu.

Gaji habis sebelum akhir bulan

Kemungkinan penyebab: Menabung dari sisa, bukan di awal

Solusi: Atur transfer otomatis di tanggal gajian, mulai dari nominal kecil seperti 5%.

Saldo berkurang tiap bulan walau tidak ditarik

Kemungkinan penyebab: Biaya admin lebih besar dari bunga

Solusi: Bandingkan biaya admin dan pindah ke rekening tanpa biaya admin.

Pengeluaran tak terduga menguras tabungan

Kemungkinan penyebab: Belum punya dana darurat

Solusi: Prioritaskan dana darurat dulu, lalu tabungan tujuan lain.

Checklist menabung yang benar

0/5

Pertanyaan yang sering ditanyakan

1 tahun menabung 10 ribu dapat berapa? Jika Rp10.000 ditabung setiap hari selama 365 hari, totalnya Rp3.650.000 sebelum bunga. Jika hanya per minggu, 52 × Rp10.000 = Rp520.000.

Menabung 5 ribu 1 tahun dapat berapa? Rp5.000 per hari selama 365 hari menjadi Rp1.825.000, belum termasuk bunga.

Berapa persen gaji yang sebaiknya ditabung? Patokan umum 10–20%. Kalau pengeluaranmu ketat, mulai dari 5% lalu naikkan bertahap.

Bagaimana cara menabung agar tidak diambil? Pisahkan rekening tabungan, aktifkan transfer otomatis, dan beri nama tujuan yang jelas.

Baca juga

Artikel ini disusun dengan bantuan AI dari riset dan sumber resmi yang ditautkan, lalu diperiksa oleh Tim Redaksi Cara Menghasilkan Uang sebelum terbit.

menabungcara menabungtips menabungtabungan bulanansimulasi tabunganlps

Dapatkan Tips Menghasilkan Uang Gratis

Satu email ringkas: panduan baru, cara menambah penghasilan, dan tips mengatur uang. Gratis, bisa berhenti kapan saja.