Apa Itu QRIS? Panduan Lengkap untuk Pengguna di Indonesia
Tim Editorial
Tim editorial Cara Menghasilkan Uang yang berdedikasi membantu Anda menemukan cara terbaik menghasilkan uang dari internet.

Apa Itu QRIS?
QRIS (dibaca "kris") adalah singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard. Ini adalah standar QR code yang dibuat oleh Bank Indonesia agar semua pembayaran digital di Indonesia bisa dilakukan lewat satu QR code yang sama.
Sebelum QRIS, setiap e-wallet punya QR code sendiri. Merchant harus punya banyak QR code: satu untuk GoPay, satu untuk OVO, satu untuk DANA. Sekarang, cukup satu QR code QRIS yang bisa dibayar dari mana saja.
Cara Kerja QRIS
- Merchant menampilkan QR code QRIS
- Kamu buka aplikasi pembayaran (GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, mobile banking, dll)
- Scan QR code tersebut
- Masukkan jumlah (atau sudah terisi otomatis)
- Konfirmasi pembayaran dengan PIN
- Selesai — uang langsung masuk ke merchant
Aplikasi yang Bisa Bayar QRIS
Hampir semua aplikasi pembayaran di Indonesia sudah support QRIS:
- E-wallet: GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, LinkAja
- Mobile banking: BCA mobile, BNI mobile, Mandiri Livin', BRI mobile
- Lainnya: Sakuku, Jenius, Jago, Blu
Biaya QRIS untuk Pembeli
Kabar baik: QRIS gratis untuk pembeli! Tidak ada biaya tambahan saat kamu bayar pakai QRIS.
Biaya yang sering dipertanyakan (MDR — Merchant Discount Rate) ditanggung oleh merchant, bukan pembeli:
- Usaha mikro: MDR 0%
- Usaha kecil: MDR 0,3%
- Usaha menengah-besar: MDR 0,7%
Jika ada merchant yang membebankan biaya QRIS ke pembeli, itu melanggar aturan Bank Indonesia.
Limit Transaksi QRIS
Menurut regulasi Bank Indonesia:
| Jenis QRIS | Limit per Transaksi | Keterangan |
|---|---|---|
| QRIS pembayaran | Rp10.000.000 | Untuk transaksi pembayaran biasa |
| QRIS transfer | Rp10.000.000 | Untuk transfer antar pengguna |
Catatan: Limit juga tergantung pada limit e-wallet/mobile banking yang kamu gunakan.
Kelebihan QRIS
| Kelebihan | Penjelasan |
|---|---|
| ✅ Universal | 1 QR code, bisa dibayar dari mana saja |
| ✅ Gratis untuk pembeli | Tidak ada biaya tambahan |
| ✅ Cepat | Transaksi selesai dalam hitungan detik |
| ✅ Aman | Dilindungi PIN dan enkripsi |
| ✅ Praktis | Tidak perlu bawa uang tunai |
| ✅ Tercatat otomatis | Histori transaksi lengkap di aplikasi |
Tips Aman Menggunakan QRIS
- ✅ Selalu cek nama merchant sebelum bayar — pastikan benar
- ✅ Cek jumlah transaksi sebelum konfirmasi
- ✅ Jangan scan QR code mencurigakan — bisa jadi QR palsu
- ✅ Aktifkan notifikasi transaksi di aplikasi
- ✅ Jangan share PIN atau password e-wallet
- ✅ Set limit harian di e-wallet untuk kontrol pengeluaran
QRIS untuk Budgeting
QRIS dan cashless bisa jadi pedang bermata dua — memudahkan pembayaran tapi juga memudahkan boros. Tips:
- Track semua transaksi QRIS di aplikasi pencatat keuangan
- Set limit harian di e-wallet (misalnya maks Rp100.000/hari)
- Jangan top-up berlebihan — top-up sesuai budget saja
- Review pengeluaran QRIS di akhir minggu
Kesimpulan
QRIS sudah menjadi tulang punggung pembayaran digital di Indonesia. Gratis untuk pembeli, diterima di jutaan merchant, dan bisa dipakai dari hampir semua aplikasi. Yang penting: tetap kontrol pengeluaranmu meskipun bayar jadi semudah scan QR code.
Baca Juga
Dapatkan Tips Menghasilkan Uang Gratis
Bergabung dengan ribuan pembaca kami. Dapatkan tips bisnis online, strategi penghasilan, dan panduan terbaru langsung ke inbox kamu.
Artikel Terkait

Panduan Lengkap QRIS, E-Wallet, dan Pembayaran Digital di Indonesia
Panduan komprehensif pembayaran digital Indonesia: QRIS, e-wallet, mobile banking. Dari cara pakai, biaya, limit, sampai tips keamanan.

QRIS vs Transfer Bank: Mana yang Lebih Praktis dan Murah?
Perbandingan QRIS dan transfer bank: biaya, kecepatan, limit, dan kapan harus menggunakan masing-masing metode pembayaran.

E-Wallet Bikin Boros? Cara Mengontrol Pengeluaran Cashless
Tips mengontrol pengeluaran saat pakai e-wallet dan QRIS. Cara agar cashless tidak bikin boros dan strategi budgeting digital.