Jawaban singkat
Poin penting
- QRIS adalah satu standar QR dari Bank Indonesia: penjual cukup satu kode, pembeli bisa scan dari e-wallet atau mobile banking apa pun.
- Biaya QRIS (MDR) ditanggung penjual, bukan pembeli. Besarnya tergantung ukuran usaha dan nominal transaksi.
- Verifikasi identitas (KYC) di e-wallet menaikkan batas saldo dari Rp2 juta menjadi Rp20 juta.
- Bayar jadi mudah, jadi pengeluaran mudah bocor. Pasang batas harian dan cek riwayat tiap minggu.
Panduan ini merangkum cara kerja tiga jalur pembayaran digital, biaya dan batas resminya, keamanan, serta cara menjaga pengeluaran tetap terkendali. Angka diambil dari Bank Indonesia dan dicek 21 Oktober 2026.
Tiga Jalur Pembayaran Digital
| Jalur | Contoh | Cara kerja |
|---|---|---|
| E-wallet | GoPay, OVO, DANA, ShopeePay | Simpan saldo di aplikasi, bayar ke merchant |
| Mobile banking | BCA mobile, Livin' by Mandiri, BNI Mobile | Bayar atau transfer langsung dari rekening bank |
| QRIS | Standar QR Bank Indonesia | Jembatan: satu kode, banyak aplikasi |
Penjual memasang satu kode QRIS. Pembeli membuka aplikasi apa pun yang mendukung QRIS, scan, lalu konfirmasi. QRIS diluncurkan 17 Agustus 2019 dan wajib dipakai penyelenggara pembayaran sejak 31 Desember 2019.
Baca lebih lanjut: Apa Itu QRIS?. Cara kerja QRIS, siapa yang boleh memakainya, dan cara membacanya.
Berapa Biaya QRIS? Pembeli Rp0, Penjual Kena MDR
Untuk pembeli, tidak ada biaya tambahan: kalau harga Rp25.000, yang terpotong Rp25.000. Penjual membayar MDR (Merchant Discount Rate) ke penyelenggara. Tarif reguler per Oktober 2026:
| Jenis usaha | Nominal transaksi | MDR |
|---|---|---|
| Usaha mikro | sampai Rp500.000 | 0% |
| Usaha mikro | di atas Rp500.000 | 0,3% |
| Usaha kecil, menengah, besar | sampai Rp100.000 | 0% |
| Usaha kecil, menengah, besar | di atas Rp100.000 | 0,7% |
Ada tarif khusus untuk sektor tertentu: pendidikan 0,6% dan SPBU 0,4% (keduanya 0% sampai Rp100.000), sedangkan layanan pemerintah seperti bansos dan pembayaran pajak 0%. Kebijakan 0% sampai Rp100.000 untuk semua kategori merchant berlaku efektif sejak 1 Oktober 2026 (Siaran Pers BI No. 28/159/DKom).
Contoh hitungan MDR
| Transaksi | Jenis penjual | MDR | Dipotong dari penjual | Diterima penjual |
|---|---|---|---|---|
| Kopi Rp25.000 | Kafe apa pun | 0% | Rp0 | Rp25.000 |
| Belanja Rp300.000 | Toko kecil (usaha kecil) | 0,7% | Rp2.100 | Rp297.900 |
| Belanja Rp800.000 | Warung (usaha mikro) | 0,3% | Rp2.400 | Rp797.600 |
| Peralatan Rp5.000.000 | Toko besar | 0,7% | Rp35.000 | Rp4.965.000 |
di atas Rp500.000
di atas Rp100.000
Sumber: contoh ilustrasi dari tarif MDR Bank Indonesia, dicek 21 Oktober 2026
Jadi untuk nominal yang sama, usaha kecil menanggung MDR lebih dari dua kali lipat usaha mikro. Karena itu penjual kecil yang omzetnya masuk kategori mikro sebaiknya memastikan statusnya tercatat benar di penyedia QRIS-nya.
Dalam semua contoh, pembeli membayar sebesar harga. Kalau penjual menambah "biaya QRIS" ke tagihanmu, itu bukan biaya resmi.
Baca jugaApakah QRIS Ada Biaya Admin?Hak pembeli, tarif MDR, dan cara melapor kalau ada biaya tambahan.Batas Transaksi dan Saldo
Batas resmi QRIS adalah Rp10.000.000 per transaksi. Penyedia aplikasi boleh menetapkan batas harian atau bulanan sendiri, jadi batas yang kamu rasakan bisa lebih rendah.
Batas e-wallet (uang elektronik) diatur Bank Indonesia melalui PADG 24/7/2022:
| Status akun | Saldo maksimal | Transaksi masuk per bulan |
|---|---|---|
| Belum verifikasi (unregistered) | Rp2.000.000 | maksimal Rp20.000.000 |
| Sudah verifikasi (registered) | Rp20.000.000 | maksimal Rp40.000.000 |
Batas bulanan dihitung dari dana yang masuk, bukan dari belanjamu. Aplikasi tertentu bisa menerapkan batas lebih ketat, jadi cek halaman bantuan aplikasinya.
Buka menu profil atau akun
Cari menu verifikasi identitas atau upgrade akun di aplikasi e-wallet-mu.Siapkan KTP
Verifikasi biasanya meminta foto KTP dan swafoto. Nama persis seperti di KTP.Tunggu konfirmasi
Setelah disetujui, batas saldo naik. Simpan saldo besar di rekening bank, bukan e-wallet.
Baca lebih lanjut: Limit QRIS Terbaru. Batas per transaksi dan kenapa pembayaranmu bisa gagal.
E-Wallet atau Mobile Banking?
| Aspek | E-wallet | Mobile banking |
|---|---|---|
| Sumber dana | Saldo yang harus kamu top-up | Langsung dari rekening |
| Batas saldo | Rp2 juta atau Rp20 juta (BI) | Mengikuti kebijakan bank |
| Cocok untuk | Belanja harian, promo, ojol | Transfer besar, tagihan, tabungan |
| Pengawasan | Penyelenggara berizin BI | Bank berizin, diawasi OJK dan BI |
| Biaya transfer | Beda tiap aplikasi | Beda tiap bank |
Biaya transfer dan top-up berubah dari waktu ke waktu dan berbeda di tiap penyedia. Cek tabel tarif di aplikasi sebelum bertransaksi, jangan mengandalkan perbandingan lama.
Soal QRIS vs transfer: QRIS cocok untuk belanja langsung sampai Rp10 juta tanpa perlu nomor rekening, sedangkan transfer cocok untuk nominal besar atau pembayaran formal.
Baca lebih lanjut: QRIS vs Transfer Bank. Kapan pakai QRIS, kapan lebih baik transfer.
Keamanan: Kebiasaan yang Mencegah Kehilangan Uang
Cek keamanan akun pembayaranmu
0/6Waspadai kode QRIS yang ditempel menimpa kode asli di meja kasir. Cek nama merchant yang muncul di layar konfirmasi sebelum memasukkan PIN.
Baca lebih lanjut: Tips Aman Menggunakan Dompet Digital. Langkah menjaga akun dan apa yang dilakukan kalau sudah terlanjur.
Cara Memilih Aplikasi Pembayaran
Mulai dari kebutuhanmu, bukan dari promo. Satu atau dua aplikasi sudah cukup untuk kebanyakan orang.
Tentukan pemakaian utama
Belanja harian dan ojol cocok di e-wallet. Gaji, tagihan, dan tabungan tetap di rekening bank.Pastikan penyedianya berizin
Cek namanya di daftar penyelenggara yang berizin di situs Bank Indonesia atau OJK sebelum menaruh saldo.Verifikasi identitas dan atur batas
Lakukan verifikasi, lalu pasang PIN, biometrik, dan notifikasi transaksi.Isi saldo secukupnya
Top-up sebesar anggaran mingguan, sisanya biarkan di rekening bank.
Cashless Bisa Bikin Boros
Uang yang tidak terlihat gampang habis. Contoh karyawan bergaji Rp5.000.000: kalau jajan dan ongkos lewat e-wallet rata-rata Rp80.000 per hari, itu Rp2.400.000 per bulan, hampir separuh gaji, dan sering tidak terasa.
| Strategi | Cara |
|---|---|
| Batas harian | Tentukan angka, misalnya Rp50.000 sampai Rp80.000 untuk e-wallet |
| Top-up sesuai anggaran | Isi saldo sebesar jatah, bukan "sekalian banyak" |
| Pisahkan akun | Satu e-wallet untuk kebutuhan, satu untuk keinginan |
| Review mingguan | Buka riwayat transaksi tiap akhir pekan |
| Matikan notifikasi promo | Mengurangi dorongan belanja impulsif |
Hati-hati dengan fitur pay later yang menempel di e-wallet. Itu utang berbunga, bukan saldo tambahan. Pelajari dulu aturannya di panduan utang dan pinjol.
Penasaran apakah limit paylater bisa dijadikan uang tunai? Jawabannya ada di cara mencairkan saldo ShopeePay Later.
Baca lebih lanjut: E-Wallet Bikin Boros?. Cara mengontrol pengeluaran saat semuanya bisa dibayar lewat HP.
Jika Tidak Berhasil
Jika tidak berhasil
QRIS gagal padahal saldo cukup
Kemungkinan penyebab: Batas harian atau bulanan aplikasi tercapai, sinyal buruk, atau kode QR kedaluwarsa
Solusi: Cek batas di aplikasi, pindah ke jaringan stabil, minta penjual menampilkan ulang kode, atau bayar dari aplikasi lain
Saldo terpotong tapi penjual belum menerima
Kemungkinan penyebab: Transaksi masih diproses atau status belum sinkron
Solusi: Tunggu beberapa menit, simpan bukti, lalu ajukan pengaduan lewat pusat bantuan aplikasi dengan nomor referensi
Tidak bisa top-up atau menerima dana
Kemungkinan penyebab: Akun belum verifikasi sehingga saldo atau dana masuk bulanan mentok batas
Solusi: Lakukan verifikasi identitas di aplikasi untuk menaikkan batas
Penjual menambah biaya QRIS
Kemungkinan penyebab: Penjual membebankan MDR ke pembeli, padahal MDR ditanggung penjual
Solusi: Tanyakan dulu, laporkan ke BICARA 131 atau penyedia aplikasi, dan bayar tunai atau pindah toko kalau tetap dipaksa
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah pembayaran digital aman? Aman jika kebiasaannya benar: PIN dan biometrik aktif, OTP tidak dibagikan, nama merchant dicek, dan riwayat transaksi dipantau. Kalau ada transaksi mencurigakan, hubungi pusat bantuan aplikasi segera.
Apakah QRIS ada biaya untuk pembeli? Tidak. MDR ditanggung penjual. Tarif untuk penjual 0% sampai Rp100.000 per transaksi, dan lebih besar di atas nominal itu tergantung ukuran usaha.
Berapa batas maksimal transaksi QRIS? Rp10.000.000 per transaksi menurut Bank Indonesia. Aplikasi bisa menetapkan batas harian atau bulanan yang lebih rendah.
Apa bedanya e-wallet dengan mobile banking? E-wallet menyimpan saldo sendiri yang harus kamu isi, dengan batas Rp2 juta atau Rp20 juta. Mobile banking mengakses rekeningmu langsung.
Baca Juga
- Apa Itu QRIS?
- Cara Baca QRIS: Arti Stiker dan Cek Keaslian
- Apakah QRIS Ada Biaya Admin?
- Limit Transaksi QRIS Terbaru
- Kategori Pembayaran Digital
- Panduan Lengkap Utang, Pinjol, dan Kartu Kredit
Sumber
- Bank Indonesia: Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) · diakses 21 Oktober 2026
- Bank Indonesia: MDR QRIS bagi merchant, kategorisasi dan simulasi · diakses 21 Oktober 2026
- Bank Indonesia: Siaran Pers No. 28/159/DKom (17 Agustus 2026), kebijakan MDR 0% · diakses 21 Oktober 2026
- Bank Indonesia: PADG 24/7/2022 (batas saldo uang elektronik) · diakses 21 Oktober 2026



