Jawaban singkat
Poin penting
- Statis: kode sama untuk semua transaksi, nominal diketik pembeli, tidak kedaluwarsa.
- Dinamis: kode berbeda tiap transaksi, nominal terisi otomatis, berlaku sekali dan punya batas waktu.
- Tarif MDR tidak bergantung pada jenis kode, tetapi pada kategori usaha dan nilai transaksi.
- Risiko terbesar statis: salah ketik nominal dan stiker palsu yang ditempel di atas kodemu.
- Banyak penjual memakai keduanya sekaligus.
Kamu mungkin melihat dua bentuk QRIS di lapangan: stiker di meja kasir dan kode yang muncul di layar. Artikel ini menjelaskan perbedaannya, hitungan biayanya dalam Rupiah, dan cara memilih untuk usahamu. Info dicek pada 29 Oktober 2026.
Apa itu QRIS statis dan QRIS dinamis?
QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah standar kode QR pembayaran dari Bank Indonesia. Menurut BI, merchant cukup membuka rekening atau akun di satu Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) berizin, lalu bisa menerima pembayaran dari aplikasi PJP mana pun. Bentuk kodenya yang dibedakan menjadi statis dan dinamis. Dasar umum QRIS ada di Apa Itu QRIS.
- QRIS statis: kode tetap yang dicetak atau ditampilkan sebagai gambar. Pembeli scan, mengetik nominal, lalu konfirmasi dengan PIN.
- QRIS dinamis: kode dibuat kasir atau sistem saat transaksi. Nominal sudah ada di dalam kode, jadi pembeli hanya memasukkan PIN.
Perbedaan QRIS statis dan dinamis dalam satu tabel
| Aspek | QRIS statis | QRIS dinamis |
|---|---|---|
| Kode QR | Selalu sama | Berbeda tiap transaksi |
| Nominal | Diketik pembeli | Ditentukan penjual |
| Masa berlaku | Tidak kedaluwarsa | 30 menit sampai 48 jam, tergantung PJP |
| Pencatatan | Manual lewat mutasi atau dashboard | Terhubung ke nominal tertentu |
Catatan teknis dari dokumentasi Midtrans (PJP berizin): pada QRIS statis, transaksi baru terbentuk setelah pembayaran, dan refund lewat dashboard belum tersedia. Pada dinamis, transaksi terbentuk sebelum bayar dan refund bisa dilakukan. Dana berstatus SETTLEMENT di Midtrans bisa dicairkan dalam 2 hari kerja. Ketentuan PJP lain bisa berbeda, jadi cek aplikasi yang kamu pakai.
tidak ada batas, dipakai berulang
30 menit sejak terbit
48 jam sejak terbit
Sumber: GoPay, Perbedaan Lengkap QRIS Static vs Dinamis, 29 Oktober 2026
Berapa biayanya? Jenis kode tidak mengubah tarif MDR
Yang memotong penghasilan penjual adalah MDR (Merchant Discount Rate), dan besarnya mengikuti kategori usaha serta nilai transaksi, bukan jenis kode. Pembeli tidak boleh dibebani MDR. Penjelasan lengkap ada di Apakah QRIS Ada Biaya Admin.
Tarif sejak 1 Oktober 2026 menurut DANA yang merujuk kebijakan Bank Indonesia:
| Kategori | Nilai transaksi | MDR |
|---|---|---|
| Usaha Mikro (UMI) | sampai Rp500.000 | 0% |
| Usaha Mikro (UMI) | di atas Rp500.000 | 0,3% |
| Usaha Kecil, Menengah, Besar | sampai Rp100.000 | 0% |
| Usaha Kecil, Menengah, Besar | di atas Rp100.000 | 0,7% |
Contoh ilustrasi (bukan data usaha siapa pun): toko Usaha Kecil menerima transaksi Rp200.000. MDR 0,7% jatuh pada seluruh nilai, yaitu Rp1.400, sehingga yang masuk Rp198.600. Untuk jualan harian di bawah Rp100.000, MDR-nya nol baik lewat statis maupun dinamis.
Baca jugaCara Buat QRIS untuk Usaha KecilSyarat, langkah daftar lewat GoPay Merchant dan DANA Bisnis, serta hitungan MDR.Contoh hitungan sebulan untuk penjual gorengan
Ini ilustrasi, bukan data usaha siapa pun. Misalkan penjual Usaha Mikro menerima 40 transaksi QRIS per hari, rata-rata Rp12.000, selama 30 hari. Totalnya 1.200 transaksi atau Rp14.400.000. Karena tiap transaksi di bawah Rp500.000, MDR-nya 0% dan seluruh Rp14.400.000 masuk. Ubah skenarionya: seorang Usaha Kecil menjual paket katering Rp350.000 sebanyak 20 kali sebulan. Totalnya Rp7.000.000 dan MDR 0,7% memotong Rp49.000, jadi yang masuk Rp6.951.000. Untuk nominal sebesar itu, kode dinamis lebih aman karena angkanya terkunci dan mudah dicocokkan dengan pesanan.
Cara mendapatkan QRIS statis dan dinamis
Kamu tidak membuat kodenya sendiri. Daftar sebagai merchant di PJP yang berizin Bank Indonesia, lalu PJP menerbitkan kodenya. Contoh dari Midtrans: setelah pendaftaran dan formulir QRIS GoPay selesai, QRIS statis didapat dalam 3-7 hari kerja, dikirim sebagai file gambar ke email dan WhatsApp merchant, lalu dicetak untuk dipasang di toko atau dibagikan secara digital. Mendaftar produk GoPay di Midtrans memberi QRIS statis sekaligus dinamis. GoPay Merchant juga menyebut keduanya bisa didapat lewat satu pendaftaran. Alur lengkap daftar ada di Cara Buat QRIS, dan cara kerja scan dari sisi pembeli ada di Cara Menggunakan QRIS.
Mana yang cocok untukmu?
| Situasi | Pilihan | Alasan |
|---|---|---|
| Warung, lapak bazar, jualan keliling | Statis | Cepat, tanpa perangkat tambahan |
| Donasi atau nominal bebas | Statis | Pembeli menentukan jumlah |
| DP atau jasa yang nominalnya berubah | Statis | Jumlah belum pasti di awal |
| Kasir dengan banyak transaksi per hari | Dinamis | Catatan otomatis, salah ketik berkurang |
| Tagihan online atau invoice | Dinamis | Nominal terkunci, mudah dicocokkan |
Sebelum memasang QRIS statis di tokomu
0/5Tips untuk pembeli: cara tahu kode yang kamu scan benar
Sebagai pembeli, kamu biasanya bertemu QRIS statis di warung dan pasar. Ada tiga kebiasaan sederhana. Pertama, setelah scan, baca nama merchant yang tampil dan cocokkan dengan nama toko di depanmu. Kedua, ketik nominal dengan tenang, lalu baca ulang angkanya sebelum PIN. Ketiga, simpan bukti transaksi sampai penjual mengonfirmasi uang masuk. Kalau ada yang janggal, hubungi layanan bantuan aplikasi pembayaranmu. Untuk kode dinamis, kamu tidak perlu mengetik nominal, tetapi tetap cocokkan angka di layar dengan tagihan. Cara membaca layar konfirmasi dijelaskan di Cara Baca QRIS.
Risiko dan cara menghindarinya
Kesalahan kedua adalah salah ketik nominal. Pada kode statis, Rp15.000 bisa tertulis Rp150.000. Baca ulang angka sebelum menekan konfirmasi. Limit per transaksi QRIS maksimal Rp10.000.000 menurut BI (lihat limit QRIS), dan penerbit bisa menetapkan batas harian lebih kecil.
Jika tidak berhasil
Pembayaran berhasil di HP pembeli, tapi tidak muncul di aplikasimu
Kemungkinan penyebab: Kamu mungkin mengecek di tempat yang salah, atau transaksi diproses PJP lain karena satu KTP bisa terdaftar di beberapa PJP
Solusi: Cek mutasi atau dashboard PJP yang menerbitkan kodemu. Midtrans menyarankan memeriksa PJP lain jika pernah mendaftar QRIS di tempat lain, lalu hubungi PJP dengan bukti transaksi.
Pembeli salah mengetik nominal
Kemungkinan penyebab: QRIS statis mengandalkan input manual
Solusi: Minta pembeli menunjukkan layar sebelum PIN. Untuk nominal besar, pakai QRIS dinamis.
Kode dinamis ditolak saat discan
Kemungkinan penyebab: Kode sudah melewati masa berlaku atau sudah dipakai sekali
Solusi: Buat kode baru. Masa berlaku 30 menit sampai 48 jam tergantung PJP.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apa maksud pembayaran QRIS statis? Pembayaran lewat kode QR tetap, dengan pembeli mengetik nominal sendiri.
Apa bedanya QRIS dinamis dan QRIS statis? Statis memakai satu kode untuk semua transaksi dan nominal diketik pembeli. Dinamis membuat kode baru per transaksi dengan nominal terisi.
Berapa kali QR pada QRIS statis dapat digunakan? Tidak ada batas pemakaian dan tidak kedaluwarsa selama akun pembayarannya aktif.
Apakah QRIS statis kena biaya? Pembeli tidak. Penjual terkena MDR sesuai kategori dan nilai transaksi, seperti tabel di atas.
Baca juga
Sumber
- Bank Indonesia, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) · diakses 29 Oktober 2026
- Midtrans, Pengenalan QRIS Statis · diakses 29 Oktober 2026
- GoPay, Perbedaan Lengkap QRIS Static vs Dinamis · diakses 29 Oktober 2026
- OCBC, Perbedaan QRIS Statis dan Dinamis · diakses 29 Oktober 2026
- DANA, Apa Itu MDR QRIS dan Tarif Terbaru · diakses 29 Oktober 2026



